Internetan by MobilePhone

Tiap hari aku selalu
Menatap HP terpaku
Aku online online
Online online
(Mentari) internet murah
Per kilo byte satu rupiah
Aku online online, online online
…………dst lupa.

Tau aja indosat kalau aku tiap hari online pake HP. Cuma aku pakenya Mentari bukan IM3. Udah dari jaman dahulu kala aku pake mentari yang notabene-nya paling murah biaya GPRS-nya.
Jadi ingat waktu pertama kali online pake handphone.
Pas mau beli HP pertama aku cari referensi dulu dari berbagai koran khusus HP. Cari spesifikasi yang diinginkan dan dicocokin sama isi kantong.
Setelah memeriksa, menimbang, akhirnya diputuskan pilihan jatuh ke Motorola E398 udah second hand. Waktu itu harganya sejutaan. Lumayan hasil nabung berbulan-bulan ditambah kebaikan Ortu. Walaupun HP bekas tapi udah keren banget waktu itu. Kalau sekarang udah pasti ketinggalan jaman.
Waktu itu pilih beli Motorola E398 dan bekas pula karena diperkirakan udah memenuhi kriteria yang aku mau. Spesifikasinya: Mp3 ready, kamera, video, dan yang penting ada memori cardnya,java midp.2.0, dan WAP 2.0.
Spesifikasi yang udah lengkap untuk memenuhi hasrat berinternet ria dan hiburan lainnya.
Sebenarnya Motorola E398 bukan satu-satunya pilihan waktu itu. Yang pertama aku cari adalah nokia (serinya lupa). Cuma di kota kecil tempat aku tinggal masih susah dapetin HP ini. Alternatif pilihannya sedikit, padahal udah nguber semua counter di seluruh penjuru kota.
Pertama kali punya hp langsung coba berbagai macam kartu perdana. Pertama IM3, tapi gprsnya masih susah. Terus ganti mentari seingat aku. Tapi nggak bisa-bisa setting GPRS. Karena ternyata setting GPRS Motorola E398 nggak bisa manual. Kemudian nyoba pake Simpati, setting GPRS via over the air tinggal SMS mengikuti buku panduan dan online untuk pertama kalinya. Seneng banget rasanya bisa internetan di rumah. Sebelumnya kalau internetan kudu ke warnet. Waktu itu biaya gprs Simpati mahal, jauh lebih mahal dari mentari. Mungkin asih di atas Rp.25/kb. Dan hal yang sangat aneh waktu aku online pake Simpati saat itu. Pulsa bisa sampai Rp.-6 (minus enam rupiah). Aneh kan…! Tapi kalau sekarang hal seperti ini pastinya nggak akan terjadi. Pulsa tipis aja udah susah connect. Dan tentunya semua operator seluler juga udah teliti. Malah biasanya pulsa habis lebih banyak dari semestinya. Terus balik lagi pake mentari karena udah bisa nyetting GPRS. Biaya GPRSnya murah, saat itu udah Rp.10/kb. Paling murah diantara operator lain waktu itu. Dan berlanjut sampai sekarang termasuk mempublish tulisan ini.
Tanpa disadari ternyata aku udah lama terbiasa internetan pake handphone dengan opera mini software sejak operamini versi 2 sampai operamini v.3 lalu versi 4.2 serta selalu pake GPRS Mentari.
Udah 3 kali ganti HP mulai dari HP Motorola E398, PDA O2 mini.II yang akhirnya rusak, terus sekarang Nokia N95 silver yang jadi inspirasi nama blog angsasilver.blogspot.com ini.
Pengin punya PDA touchsreen lagi jadinya. Lebih mudah untuk internetan dengan layar yang lebih besar, OS Windows, serta browser internet explorer.
Mungkin hingga masa yang akan datang aku masih butuh HP, PDA atau peralatan mobile mini sejenis untuk online. Walaupun ada laptop ataupun notebook tapi bentuknya masih kurang leluasa untuk dibawa selalu.

Stay online, stay enjoy. Anytime and anywhere.
Internet in your hand.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: