Tips Memilih PSU (Power Supply Unit)

Berikut ini ada beberapa tips memilih PSU yang aku dapet dari buku ITC. Mungkin bermanfaat buat kamu yang mau beli PSU agar ga’ salah pilih:
* Jangan tertipu dengan label. Sekarang ini banyak merk-merk PSU (Power Supply Unit) yang menuliskan daya yang dibesar-besarkan, yang dalam pengukurannya pada saat belum full load.
Dan disaat full loadsuhu PSU akan naik sekitar 15 derajat celcius yang akan menurunkan daya maksimalnya hingga 33%-50% dari daya yang ditulis di label. Carilah PSU yang true power (tidak melebih-lebihkan dayanya tapi justru menurunkan dengan menuliskan di label PSU yang lebih rendah ratingnya dan biasanya daya yang dihasilkan lebih stabil).

* Pilih PSU yang sudah punya sertifikasi 80 plus. Suatu pengujian produk PSU yang mempunyai efektifitas di atas 80%. Jadi PSU ini akan membuang daya untuk panas maksimal hanya 20%. Tentunya ini akan membuat PSU tidak cepat panas, tidak bosor listrik, dan tidak bising karena tidak memerlukan kipas yang terlalu besar.

* Lihat kelengkapan dari konektor-konektornya. Semakin lengkap semakin bagus karena jika kita menambah ripherial baru yang memerlukan koneksi dari PSU, kita tidak perlu mengganti PSU.

* Jika Anda menginginkan tampilan yang tidak semrawut, silahkan pilih PSU yang mempunyai jenis konektor modular kabel.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: